Surakarta: Salah satu anggota tim advokasi Nasrudin Zulkarnaen, Boyamin Saiman, mengungkapkan bahwa motif penembakan terhadap Nasrudin berlatar belakang asmara. Permasalahan asmara yang disebut Boyamin antara pasangan Nasrudin dengan seseorang yang berinisial “AA”. “Dua pekan sebelum ditembak, Nasrudin menemui salah seorang sumber saya dan menunjukkan sebuah SMS dari AA,” ucapnya, Jumat (1/5) siang.
Isi SMS tersebut menurut Boyamin berupa permintaan dari si pengirim pesan untuk menyelesaikan masalah secara baik-baik. Pengirim pesan juga akan meminta maaf atas kesalahan yang dilakukan. Dia meminta persoalan tersebut tidak dibeberkan ke publik. “Tapi jika dibeberkan, risiko tahu sendiri,” kata Boyamin menirukan isi SMS tersebut.
Dia melanjutkan, antara Nasrudin dengan AA sebenarnya sudah berkawan cukup lama. Terutama setelah Nasrudin memberi informasi kepada AA seputar korupsi di perusahaannya, PT Rajawali Nusantara Indonesia. Dari saling tukar informasi tersebut, hubungan keduanya menjadi dekat sampai akhirnya Nasrudin mengetahui AA ada hubungan asmara dengan pasangannya. “Tapi saya tidak bisa menyebutkan siapa pasangan yang dimaksud. Apakah istrinya atau yang lainnya,” elak Boyamin.
Lantas Nasrudin marah dan mengancam AA, hingga muncul SMS di atas. Boyamin menduga ada dua hal yang kemudian terjadi, yaitu AA mengeluh pada kawannya tentang permasalahan dengan Nasrudin, kemudian kawannya bertindak terlalu jauh sehingga menembak Nasrudin. “Atau memang AA yang sengaja meminta kawannya menyingkirkan Nasrudin. Kami serahkan ke pihak kepolisian untuk mengungkapnya,” tutur Boyamin yang mengaku mendapat mandat dari keluarga Nasrudin untuk mengungkapkan fakta di atas.
